:D :D :D Pagi ini, ketika hendak berjuang mencari sesuap nasi *halah* :p dengan langkah seribu yang super dipercepat 100x lipat karena ternyata udah jam 9 lewat 17 menit (hiks,,,lagi2 :( ), w melewati jalan biasa yang w lewatin, dan emang dasar siyal x yah nih hari udah jalan siang, ditambah ada kejadian diluar schedule , hiks...w dihadang Massa ketika jarak w kurang dari 100 m dari jalan raya tempat w naik angkot.
Mereka memaksa w untuk berputer arah a.k.a melewati jalan lain karena jalan yang biasa w lewatin itu lagi dijaga super ketat oleh petugas yang berseragam biru dongker yang bertugas mengamankan TKP. Hadoh ada apa yah??
Selidik punya selidik, lirik kanan lirik kiri, tengok depan tengok belakang, banyak plat merah (tentu saja sama mobilnya) parkir di depan jalan dan menghalangi pandangan radius 60 (wkwkkwk kaya ngrti ajah :p )
Udah panas... (siapa suruh jalan siang :p), ga ada ojek, waktu mepet, untung gag keserempet wkwkwkkw ;)) ugh!! ga tau appah 0,01 detik itu sangat berharga X-( !! secara w kan C.A.M.A.T a.k.a CAlon MATi. loh...apa hubungannya??
Tentu saja ada, ini berhubungan dengan "wasting time" yang masih sangat sering kita lakukan :( . yep, terutama w.. :(
Padahal kita gag pernah tau kapan akan mengalami hal itu (baca: death), tapi cepat atau lambat hal itu tentu akan tiba.
“… ketika ajal mereka tiba, mereka tiada daya menangguhkannya ataupun menyegerakannya sesaatpun” (QS. Al-A’raf: 34),
Dan pertanyaannya ketika saat itu tiba..apa kita udah siap dengan golden ticket ditangan???
:( wuih kok jadi serem gini yah postingannya? :p
Tau nih, ntah karena diri ini lagi sensi apa lagi mendapat pencerahan dariNya.
yang pasti, who can say what we'll find??
May we'll get the best thing and bring the golden ticket!
Wallahua'alam...
Tampilkan postingan dengan label Telling Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Telling Story. Tampilkan semua postingan
Jumat, 28 November 2008
Kamis, 27 November 2008
Demi dzat yang tidak ada Tuhan yang berhak disembah...
Demi dzat yang tidak ada Tuhan yang berhak disembah...
selain Allah,
sesungguhnya,
salah seorang dari kalian pasti mengerjakan amalan penghuni surga.
hingga ketika jaraknya dengan surga cuma satu lengan.
tiba-tiba ketetapan berlaku kepadanya.
kemudian ia mengerjakan amal perbuatan penghuni neraka.
dan ia pun masuk neraka.
sesungguhnya,
salah seorang dari kalian pasti mengerjakan amalan penghuni neraka.
hingga ketika jaraknya dengan neraka cuma satu lengan.
tiba-tiba ketetapan berlaku kepadanya.
selanjutnya ia mengerjakan amal perbuatan penghuni surga.
kemudian ia masuk surga.
(H.R Muslim)
selain Allah,
sesungguhnya,
salah seorang dari kalian pasti mengerjakan amalan penghuni surga.
hingga ketika jaraknya dengan surga cuma satu lengan.
tiba-tiba ketetapan berlaku kepadanya.
kemudian ia mengerjakan amal perbuatan penghuni neraka.
dan ia pun masuk neraka.
sesungguhnya,
salah seorang dari kalian pasti mengerjakan amalan penghuni neraka.
hingga ketika jaraknya dengan neraka cuma satu lengan.
tiba-tiba ketetapan berlaku kepadanya.
selanjutnya ia mengerjakan amal perbuatan penghuni surga.
kemudian ia masuk surga.
(H.R Muslim)
Senin, 03 November 2008
Kekayaan, Kesuksesan dan Cinta
Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang kerumah, dan ia melihat ada tiga orang pria berjanggut yang duduk dihalaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata : “Aku tidak mengenal Anda , tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk kedalam, aku pasti mempunyai sesuatu untuk mengganjal perut. Pria berjanggut itupun kembali bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang? Wanita itu menjawab , “Belum, dia sedang keluar. “Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.
Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, kata pria itu. Diwaktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada isterinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.
Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. “Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan. “Lho, kenapa? Tanya wanita itu karena merasa heran.
Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan“ Katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan “Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.
Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk kerumahmu.
Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan. Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita. Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk kedalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan cinta. Suami – istri itupun setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Cinta kedalam. Dan malam ini, si Cinta menjadi teman santap malam kita.
Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 pria tu. “Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini.” Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho...ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.
Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya pada si Kekayaan dan si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk kedalam, tapi kenapa mengapa kamu ikut juga? Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal diluar. Namun, karena Anda mengundang si si Cinta , maka kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebernarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini. (afzn.com)
Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, kata pria itu. Diwaktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada isterinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.
Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. “Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan. “Lho, kenapa? Tanya wanita itu karena merasa heran.
Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan“ Katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan “Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.
Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk kerumahmu.
Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan. Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita. Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk kedalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan cinta. Suami – istri itupun setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Cinta kedalam. Dan malam ini, si Cinta menjadi teman santap malam kita.
Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 pria tu. “Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini.” Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho...ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.
Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya pada si Kekayaan dan si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk kedalam, tapi kenapa mengapa kamu ikut juga? Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal diluar. Namun, karena Anda mengundang si si Cinta , maka kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebernarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini. (afzn.com)
Langganan:
Postingan (Atom)